Saturday , December 10 2022

Cara Mematikan Windows Defender Pada Windows 10

Buat melindungi pengguna dari serbuan siber, Microsoft membekali sistem Windows 10 buatannya dengan antivirus bawaan bernama Microsoft Defender ataupun diucap pula Windows Defender.

Antivirus ini hendak menawarkan proteksi merata secara real- time mulai dari serbuan malware sampai spyware dengan pustaka yang tetap diperbarui buat menutup bermacam berbagai celah baru.

Sayangnya, tingkatan perlindungan yang cukup besar dari penerus Microsoft Security Essential ini tidak tidak sering malah dapat jadi sangat merepotkan. Aplikasi ataupun informasi yang sesungguhnya wajar soalnya bisa jadi turut ditemukan selaku ancaman sehingga diblokir.

Kita makanya kadang- kadang senantiasa butuh mematikan Windows Defender buat sedangkan waktu. Misalnya buat memasang serta melaksanakan aplikasi yang dikira selaku ancaman di pc Windows 10 tanpa khawatir terblokir.

Nyaris sama dengan Windows 11, kita secara spesial pula dapat mematikan Windows Defender di pc Windows 10 melalui aplikasinya secara langsung. Kalian yang masih belum dapat bisa menyimak langkah- langkah berikut buat melaksanakannya.

Metode Mematikan Windows Defender di Windows 10

1. Klik Start Windows

2. Ketik Windows Security

3. Ketuk 2 kali ataupun seleksi Open di aplikasi Windows Security

4. Buka bagian Virus & threat protection

5. Cari menu Virus & threat protection settings

6. Klik tombol Manage settings

7. Matikan setelan yang dibutuhkan tercantum di antara lain Real- time protection serta Cloud- delivered protection

Sehabis mematikan sebagian menu proteksi di taman Virus& threat protection settings, kita juga dapat mengunduh informasi serta memasang aplikasi yang lebih dahulu dikira beresiko kemudian memanfaatkannya cocok dengan kebutuhan.

Tetapi butuh dicatat, aplikasi serta informasi tersebut bisa jadi hendak senantiasa dicurigai pada deteksi selanjutnya. Sistem pemindaian secara berkala sementara itu tidak hendak turut dinonaktifkan kala kita mematikan Windows Defender dengan metode di atas.

Tidak hanya itu, meninggalkan perlindungan real- time dari Windows Defender dalam kondisi mati lumayan berisiko besar. Malware, virus, ataupun spyware soalnya bisa sewaktu- waktu melanda serta dapat jadi tidak kita sadari.

Mengaktifkan perlindungan Windows Defender kembali pasti dapat jadi opsi yang bijak. Cuma saja buat memperoleh proteksi dari serbuan malware sampai spyware, kita pula dapat menggunakan antivirus pihak ketiga yang menawarkan tingkatan akurasi deteksi lebih baik.

About admin

Check Also

Cara Membuat Subscribe di WordPress Termudah

Tidak banyak owner web yang mengenali gimana metode membuat subscribe di WordPress. Sementara itu metode …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *