Cara Super Cache Tanpa Plugin WordPress

Script kecil ini menggunakan bahasa pemrograman php yang otomatis membuat halaman html statis, yang biasanya jika sebuah halaman dibuka harus membaca query dari database sehingga waktu yang dibutuhkan untuk loading lebih lama. Tetapi, dengan script ini akan otomatis membuat file sebuah halaman tanpa harus mengulang request query ke server.

1. Buka Dahsboard wordpress agan, trus pilih appearance –>editor

2. Pilih Header

3. Lalu copykan code ini pada header pada bagian paling atas

######## Awal isi website #########
<?php
//setting
$ekstensi = '.html'; //ekstensi file
$waktuSimpan = 259200;  //waktu penyimpanan sementara ( saya menggunakan waktu 3 hari, 1 jam = 3600 detik)
$folderSementara = 'sementara/'; //tempat folder penyimpanan file cache
$lewatkan = array('', '');//masukkan data jika anda tidak ingin beberapa halaman yg dibuat
 
$urlnya = 'http://'.$_SERVER['HTTP_HOST'] . $_SERVER['REQUEST_URI'] . $_SERVER['QUERY_STRING']; // url halaman
$fileTemp = $folderSementara.md5($urlnya).$ekstensi ; // membuat file sementara
$ignore = (in_array($urlnya,$lewatkan))?true:false; //cek jika url ada di dalam array lewatkan
 
if (!$ignore &amp;&amp; file_exists($fileTemp) &amp;&amp; time() - $waktuSimpan < filemtime($fileTemp)) { //cek jika file masih ada dan belum expired
    ob_start('ob_gzhandler'); //hidupkan output buffering, "ob_gzhandler" untuk mengkompress halaman dengan gzip.
    readfile($fileTemp); //membaca file sementara
    echo '<!-- halaman sementara- '.date('l jS \of F Y h:i:s A', filemtime($fileTemp)).', Page : '.$urlnya.' -->';
    ob_end_flush(); //bersihkan memory
    exit(); //keluar
}
//hidupkan output buffering dengan gzip compression.
ob_start('ob_gzhandler');
######## isi halaman website anda dibawah inilah yang akan di kompress dan dibuat file sementaranya #########
?>

4. Kemudian Save

5. Buka Footer dan tambahkan script di bagian paling bawah footer

<?php
######## Akhir isi website #########

$ekstensi = '.html'; //ekstensi file
$folderSementara = 'sementara/'; //tempat folder penyimpanan file cache
$lewatkan = array('', '');//masukkan data jika anda tidak ingin beberapa halaman yg dibuat
$urlnya = 'http://'.$_SERVER['HTTP_HOST'] . $_SERVER['REQUEST_URI'] . $_SERVER['QUERY_STRING']; // url halaman
$fileTemp = $folderSementara.md5($urlnya).$ekstensi ; // membuat file sementara
$ignore = (in_array($urlnya,$lewatkan))?true:false; //cek jika url ada di dalam array lewatkan
 
if (!is_dir($folderSementara)) { //jika folder sementara tidak ditemukan otomatis membuat
    mkdir($folderSementara);//buat folder
}
if(!$ignore){
    $fp = fopen($fileTemp, 'w');  //buat file
    fwrite($fp, ob_get_contents()); //tulis konten dari output buffer  di file sementara
    fclose($fp); //close file
}
ob_end_flush(); //bersihkan dan matikan output buffering
?>

6. Kemudian Save

Silahkan dicoba dan rasakan perbedaannya

You May Also Like

About the Author: Febry.ID

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *