Monday , February 6 2023

Memahami Penggunaan CPU Pada Linux Dengan Top

Nyaris seluruh distribusi Linux senantiasa memasang/ menginstal utility kecil bernama“ top” dikala proses instalasi Linux. Utility kecil ini sangat berguna buat melaksanakan inspeksi kinerja CPU, paling utama sewaktu kita melaksanakan troubleshooting.

Top, sang kecil yang tidak sempat ketinggalan

Walaupun juga ukurannya kecil, tetapi top bisa menunjukkan dengan jelas proses yang lagi berjalan serta pemakaian CPU secara detil. Mirip dengan task manager ala Microsoft Windows, cuma saja top menunjukkan data lewat antarmuka CLI, jadi tampilannya hitam dengan bacaan bercorak putih.

Tampilan top dibagi jadi 2 bagian. Bagian atas berisi data uptime( tercantum load average), data jumlah proses, pemakaian CPU, serta pemakaian memory/ RAM. Sebaliknya bagian dasar, berisi data perinci tentang pemakaian resource buat masing- masing proses yang lagi berjalan.

Metriks pemakaian CPU pada top di tampilkan semacam ini

%Cpu(s): 20,7 us, 5,1 sy, 0,0 ni, 43,7 id, 30,2 wa, 0,0 hi, 0,4 si, 0,0 st

Bisa jadi sobat bingung, apa iktikad dari metriks tersebut. Uraian lengkapnya merupakan selaku berikut.

Memahami Pemakaian CPU Pada Linux Dengan Top

Pada dasarnya CPU mempunyai 3 keadaan.

  • • Idle: Pada keadaan idle, CPU tidak melaksanakan apa- apa. CPU lagi santuy, gaes!
  • • Menjalankan program userspace: CPU digunakan buat melaksanakan kegiatan user semacam browsing, mencetak dokumen, membuka email client, serta sebagainya
  • • Menjalankan kernel: CPU pula bertugas melaksanakan kegiatan kernel semacam mengendalikan pembagian resource ataupun mengendalikan interrupt.

Metriks CPU time pada utility top

Pada top, 3 keadaan ini setelah itu di breakdown/ di rusak jadi sebagian keadaan. Misalnya pada contoh metriks CPU semacam di atas tadi:

20, 7 us– us ialah singkatan dari userspace. Dari contoh tersebut, bisa di tarik kesimpulan kalau 20. 7% CPU time lagi di pakai buat melaksanakan kegiatan userspace.

Kegiatan userspace merupakan seluruh tipe kegiatan yang bukan ialah bagian dari kegiatan kernel. Misalnya, user lagi membuka browser, melaksanakan editor bacaan, memakai mail client, memutar musik, serta sebagainya. Persentase CPU us umumnya besar selaras dengan aktivitas user.

5, 1 sy– Metriks yang di tampilkan berikutnya merupakan CPU sy, yang ialah singkatan dari system. Persentase CPU sy menampilkan CPU time yang di pakai oleh kernel buat melaksanakan kegiatan proses sistem. Misalnya kegiatan I/ O, spawning proses anak( child processes), mengalokasikan memory, serta sebagainya.

Secara universal persentase metriks ini kecil. Tetapi dapat melonjak pada dikala terjalin proses I/ O dalam jumlah besar serta terus menerus.

0, 0 ni– Aktivitas userspace umumnya dapat di atur dengan memakai nice sehingga pemakaian CPU jadi lebih terkontrol. Jadi“ ni” ialah singkatan dari“ niceness”. Persentase ni menampilkan angka CPU time yang di pakai dengan nice. Bila tidak terdapat proses dengan nice, hingga angka ni senantiasa 0.

43, 7 id– Nah, kalo ini merupakan persentase CPU lagi idle. Dalam keadaan wajar jumlah total persentase CPU userspace/ us, CPU idle/ id, serta CPU nice/ ni wajib mendekati angka 100. Bila angka persentase totalnya terpaut jauh dari 100, hingga mungkin terdapat proses yang bermasalah serta wajib di troubleshooting.

30, 2 wa– Singkatan wa di mari merupakan wait. Persentase CPU wait menampilkan angka CPU time yag lagi menunggu suatu proses I/ O hingga berakhir.

0, 0 hi serta 0, 4 sang– Metriks selanjutnya merupakan hi serta sang, ialah hardware interrupt serta aplikasi interrupt. Angka persentase hi serta sang umumnya lumayan rendah. Buat menekuni lebih lanjut tentang interrupt, silakan kunjungi halaman interrupt pada Wikipedia.

0, 0 st – Terakhir merupakan st, yang ialah singkatan dari stolen. Sobat yang telah kerap memakai VPS pastinya telah tahu dengan sebutan CPU stolen ataupun CPU steal. CPU stolen cuma berlaku pada virtualisasi( misalnya KVM, XEN, VMWARE, OpenVZ, serta sejenisnya)

CPU steal merupakan persentase CPU time yang“ di curi” oleh mesin virtual lain yang terletak dalam 1 node dengan kita. Bisa jadi, topik CPU steal hendak admin bahas pada postingan terpisah.

Oke, sekian dahulu sob, uraian pendek tentang menguasai pemakaian serta kinerja CPU dengan memakai utility top pada sistem pembedahan berbasis Linux.

Dengan menguasai metriks CPU pada top, hingga kita hendak lebih gampang dikala melaksanakan troubleshooting pada fitur yang kita pakai. Paling utama pada dikala sobat melaksanakan optimasi fitur supaya memakai CPU secara lebih efektif.

About FebryID

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *